PROPOSAL
PRECEPTORSHIP PADA MAHASISWA KEBIDANAN SEMESTER V UNIVERSITAS AIRLANGGA TAHUN
AJARAN 2015/2016 PERIODE II DI BPM TUTIK Bd., S.Keb
Oleh :
Nama : Aisha Amalia Jenifa Zein
NIM : 011511223018
PROGRAM STUDI JENJANG S1 PENDIDIKAN
BIDAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
AIRLANGGA
TAHUN AJARAN 2015/2016
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan tugas yang merupakan nilai ujian akhir semester VI mata kuliah
kependidikan prodi S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Tugas ini berjudul “Proposal Preceptorship Pada Mahasiswa Kebidanan Semester V
Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016 di BPM Tutik Bd., S.Keb. Tugas ini
bertujuan untuk melatih penulis supaya dapat membuat perecanaand dalam proses
pembelajaran menjadi lebih baik.
Penulis juga mengucapkan terima
kasih kepada Ibu Wahyul Bd., S.Keb, M.Kes selaku dosen pembimbing yang telah
memberikan petunjuk dalam penulisan proposal ini. Selain itu, penulis
mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak-pihak yang terkait yang tidak bisa
disebutkan.
Penulis menyadari bahwa proposal ini
masih banyak terdapat kekurangan, sehingga penulis meminta saran dan kritikan
untuk membantu penulis menjadi lebih baik lagi. Akhir kata, penulis berharap
proposal ini dapat berguna untuk proses pembelajaran selanjutnya.
Surabaya,
29 Mei 2016
Aisha
Amalia Jenifa Zein
PROPOSAL
PRECEPTORSHIP PADA MAHASISWA KEBIDANAN SEMESTER V UNIVERSITAS AIRLANGGA TAHUN
AJARAN 2015/2016 DI BPM TUTIK Bd., S.Keb
A.
PERSIAPAN
1.
Preceptee
a. Kompetensi
1) Memberikan
Asuhan Kebidanan Persalinan Normal sesuai standar Asuhan Persalinan Normal
(APN) secara komprehensif meliputi :
a) Tindakan
Kala I
b) Tindakan
Kala II
c) Tindakan
Kala III
d) Tindakan
Kala IV
2) Memberikan
Asuhan Kebidanan Nifas sesuai dengan Permenkes Nomor 369/Menkes/SK/III/2007
secara komprehensif meliputi :
a) Kunjungan
ulang I
b) Kunjunagn
ulang II
c) Kunjungan
ulang III
d) Kunjungan
ulang IV
3) Memberikan
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal sesuai dengan Permenkes Nomor
369/Menkes/SK/III/2007 secara komprehensif meliputi :
a) Reaktivitas
I
b) Reaktivitas
II
b. Sasaran
:
Mahasiswa Kebidanan Semester V Universitas Airlangga
Tahun Ajaran 2015/2016
c. Jumlah
Jumlah mahasiswa yang ada di BPM Tutik, Bd., S.Keb
3, yaitu
1) Karina
K
2) Anisa
Syaraswati
3) Kurnia
Dewi
d. Area
Praktik
Area Praktik yang digunakan untuk praktik adalah
tempat pelayanan di BPM Tutik, Bd., S.Keb
e. Jenis
Pelayanan
Jenis Pelayanan yang diberikan antara lain:
1) Asuhan
Persalina Normal :
(a) Tindakan
Kala I : Obserbvasi kala I, pemeriksaan dalam, mengisi lembar partograf
(b) Tindakan
Kala II : Observasi kala II, episiotomi,
melahirkan bayi
(c) Tindakan
Kala III : Observasi kala III, mengeluarkan plasenta
(d) Tindakan
Kala IV : Penjahitan Perineum, Observasi Kala IV
2) Asuhan
Nifas Normal :
(a) Pemeriksaan
Luka Perineum
(b) KIE
ASI Eksklusif
(c) Teknik
Menyusui
3) Asuhan
Bayi Baru Lahir :
(a) Pemeriksaan
Fisik
(b) Memandikan
Bayi
(c) Pemberian
Imunisasi Hb0
f. Kebijakan
dan Peraturan
Kebijakan dan peraturan kampus yang disesuaikan
dengan lahan praktik, diantaranya :
1) Mahasiswa
wajib tinggal 24 jam di BPM Tutik, Bd., S.Keb
2) Jadwal
jam dinas atau pergantian shift tergantung oleh pembimbing lahan.
3) Pakaian
atau baju dinas tergantung oleh pembimbing lahan.
4) Mahasiswa
wajib membuat SOAP per kompetensi minimal 2 yang dilakukan secara mandiri.
5) Mahasiswa
yang ingin meninggalkan lahan praktik wajib meminta ijin dari pembimbing lahan
dan pembimbing kampus.
1.
Preceptor
Dalam pelaksanaan preceptorship di BPM Tutik,Bd.
S.Keb diperlukan beberapa syarat agar proses pembelajaran berjalan lancar dan
baik
a. Preceptor
Syarat untuk menjadi preceptorship, yaitu :
(1) Pendidikan
minimal DIII
(2) Mengisi
lembar penilaian lahan pembimbing. Lembar penilaian ini digunakan sebagai ke
objektifan pembimbing lahan dalam menilai mahasiswa di lahan praktik
(terlampir).
b. Lingkungan
Praktik :
(1) Rata-rata
jumlah persalinan di BPM Tutik, Bd. S.keb minimal dalam 1 minggu adalah 2
sehingga diharapkan semua mahasiswa dapat mencapai kompetensi yang telah
ditetapkan.
(2) Jumlah
mahasiswa praktik di lahan praktik sesuai dengan kondisi klien atau pasien.
(3) Lahan
praktik bersedia memberikan tempat tinggal dan makan yang layak untuk mahasiswa.
A.
PERENCANAAN
1. Tujuan
a. Umum
: Mahasiswa kebidanan semester V Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016
diharapkan akan mampu meningkatkan dan melakukan kompetensi asuhan kebidanan
persalinan normal, asuhan kebidanan nifas normal, asuhan bayi baru lahir sesuai
dengan standar asuhan persalinan normal dan Permenkes Nomor 369/Menkes/SK/III/2007 Tentang
Standar Profesi Bidan
dengan
baik dan benar.
b. Khusus
: Mahasiswa kebidanan semester V Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016
diharapkan akan mampu meningkatkan dan melakukan kompetensi :
(1) Asuhan
kebidanann persalinan normal sesuai standar Asuhan Persalinan Normal (APN)
secara komprehensif
(2) Asuhan
kebidanan nifas normal sesuai standar permenkes.. secara komprehensif
(3) Asuhan
bayi baru lahir normal sesuai standar permenkes.. secara komprehensif.
2.
Metode
a. Praktik
nyata ke pasien langsung.
Alasan
: Menurut teori Kolb tentang experimental
learning yaitu pembelajaran mempunyai 4 fase yaitu experience (pengalaman nyata),
reflective observation (merefleksikan observasi), abstract conseptualitation (konsep yang abstrak), dan active experiment (eksperimen aktif). Pada akhirnya, mahasiswa yang
nantinya lulus akan sebagai tenaga medis bidan harus bisa melakukan asuhan
kebidanan persalinan normal sesuai standar APN. Sehingga teori Kolb tentang experimental learning sangat cocok untuk
mahasiswa agar bisa melakukan kerja praktik nyata.
b. Bedside
teaching
Alasan
: Dengan bedside teaching, mahasiswa bisa menerapkan ilmu pengetahuan,
melaksanakan kemampuan, komunikasi, ketrampilan klinik dan profesionaliseme,
dan pendekatan preceptor kepada pasien.
c. Diskusi
Alasan
: Setelah melakukan tindakan, preceptor dan mahasiswa melakukan diskusi untuk
menilai kemampuan mahasiswa dalam berpikir logis, atau analitik.
3. Strategi
Mahasiswa
melakukan praktik selama 4 minggu seperti jadwal yang sudah dibuat (terlampir).
4. Materi
a. Asuhan
Persalina Normal :
(1) Kala
I : Partograf, Pemeriksaan Dalam, Observasi Kala I
(2) Kala
II : Episiotomi, Melahirkan Bayi
(3) Kala
III
(4) Kala
IV : Observasi Kala IV, Penjahitan Perineum
b. Asuhan
Nifas Normal
(1) Teknik
Menyusui
(2) Perawatan
Luka
(3) KIE
ASI Eksklusif
(4) KIE
KB
c. Asuhan
Bayi Baru Lahir Normal
(1) Pemeriksaan
Fisik
(2) Memandikan
Bayi
(3) Pemberian
Imunisasi
5. Sumber
yang digunakan
Marmi,
S.ST, Kukuh Rahardjo. 2012. Asuhan
Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Nanny,
Vivian Lia Dewi, Tri Sunarsih. 2011.
Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Jakarta : Salemba Medika.
Widyastuti,
Yani dkk. 2008. Perawatan Ibu
Bersalin.Yogyakarta : Fitramaya.
P2KS,
2007. Asuhan Persalinan Normal.
Jakarta.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2009. Standar Profesi Bidan. Jakarta: Depkes
RI.
6. Rancangan
evaluasi
Evaluasi hasil capaian kompetensi
mahasiswa tidak hanya sebatas pada ketrampilan namun juga sikap dan
pengetahuan, sehingga cara penilaian mahasiswa dibagi beberapa cara, yaitu :
a. Checklist
(terlampir) : Lembar penilaian ini digunakan untuk menilai ketrampilan
mahasiswa sejauh mana mahasiswa mampu melakukan tindakan kompetensi dengan baik
dan benar
b. Presentasi
Kasus : Presentasi kasus ini digunakan untuk menilai pengetahuan dan kemampuan
menganalisis mahasiswa dalam pemahaman tentang kasus yang diberikan.
c. Lembar
penilaian lahan pembimbing (terlampir) : Penilaian ini bertujuan untuk menilai
sikap mahasiswa selama melakukan praktik.
LAMPIRAN
Lampiran
1 Matrix
Asuhan Persalinan Normal
|
||||||||||||||||||||||||||||
Materi
|
Minggu I
|
Minggu II
|
Minggu III
|
Minggu IV
|
||||||||||||||||||||||||
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
|
Kala I
|
||||||||||||||||||||||||||||
Kala II
|
||||||||||||||||||||||||||||
Kala III
|
||||||||||||||||||||||||||||
Kala IV
|
||||||||||||||||||||||||||||
Asuhan Nifas
|
||||||||||||||||||||||||||||
6-8 jam setelah persalinan
|
||||||||||||||||||||||||||||
6 hari setelah persalinan
|
||||||||||||||||||||||||||||
2 minggu setelah persalinan
|
||||||||||||||||||||||||||||
4-6 minggu setelah persalinan
|
||||||||||||||||||||||||||||
Asuhan Bayi Baru Lahir Segera
|
||||||||||||||||||||||||||||
Reaktivitas I
|
||||||||||||||||||||||||||||
Reaktivitas II
|
||||||||||||||||||||||||||||
Keterangan :
Kuning : Minggu ke-1 sampai ke-3, mahasiswa
masih dalam masa orientasi atau pengamatan. Bila preceptor ingin memberikan
tindakan, mahasiswa wajib melakukan tindakan namun masih dalam pengawasan. Di
hari pertama minggu I selama 1 jam, preceptor melakukan orientasi tempat,
alat-alat, ruangan-ruangan, aturan-atauran, dan kebijakan yang ada di BPM
Tutik.
Hijau muda : Mahasiswa sudah harus membantu tindakan
preceptor.
Hijau Tua : Mahasiswa sudah harus melakukan
tindakan semi mandiri yang dibantu oleh preceptor.
Merah muda : Mahasiswa sudah harus mampu melakukan
tindakan secara mandiri dengan pengawasan oleh preceptor.
Merah : Preceptor melakukan evaluasi tiap
minggu setiap tindakan dapat menggunakan checklist, atau dengan diskusi
sehingga preceptor dapat menilai apakah mahasiswa mampu melakukan tahap ke
berikutnya atau tidak.
Lampiran 2
Checklist Kala II
Lembar Checklist Kala II
|
||||
No
|
Langkah
|
Kasus
|
||
1
|
2
|
3
|
||
Persiapan
|
||||
1
|
Menyapa klien
|
|||
2
|
Menjelaskan tujuan
|
|||
3
|
Menjaga privasi pada
klien
|
|||
ISI
|
||||
4
|
Mengenakan APD
|
|||
5
|
Mencuci tangan
|
|||
6
|
Meletakkan handuk
bersih
|
|||
7
|
Meletakkan kain bersih
yang dilipat 1/3 bagian bawah bokong ibu
|
|||
8
|
Membuka tutup partus
set dan memeriksa kembali kelengkapan alat dan bahan
|
|||
9
|
Membuka tutup partus
set dan memeriksa kembali kelengkapan alat dan bahan
|
|||
10
|
Memakai sarung tangan
DTT pada kedua tangan
|
|||
11
|
Menahan perineum
|
|||
12
|
Melahirkan kepala bayi
|
|||
13
|
Tangan kiri berada di
vertek untuk mencegah defleksi maksimal dan membantu lahirnya kepala.
Anjurkan ibu untuk meneran secara perlahan atau bernafas cepat dan dangkal
|
|||
14
|
Memeriksa kemungkinan
adanya lilitan tali pusat
|
|||
15
|
Menunggu kepala bayi
melakukan putaran paksi luar secara spontan
|
|||
16
|
Setelah kepala
melakukan putaran paksi luar, memegang biparietal dan menganjurkan ibu untuk
meneran saat berkontraksi
|
|||
17
|
Melahirkan bahu depan
|
|||
18
|
Melahirkan bahu
belakang
|
|||
19
|
Sangga : Memindahkan
tangan kanan untuk menyangga samping lateral tubuh bayi
|
|||
20
|
Susur : Memindahkan
tangan kiri untuk menyusur pada lengan bayi, dada, dan punggung serta bokong,
sampai kedua kaki, dilanjutkan dengan memegang kedua mata kaki
|
|||
21
|
Menilai bayi :
Memposisikan kepala bayi 15 derajat lebih rendah dari badan bayi untuk
menilai bayi (apakah bayi menangis, warna kulit, bayi bergerak aktid) dengan
cara memegang bayi, tangan kiri diantara kedua kaki bayi dan tangan kanan
memegangn kepala bayi
|
|||
22
|
Meletakkan bayi diatas
perut ibu dan menutup bayi dengan handuk kering
|
|||
23
|
Membereskan alat-alat
dan memasukkan dalam larutan clorin
|
|||
24
|
Membersihkan dan
memposisikan ibu dengan meluruskan kaki, menutup bagian genital denagn kain
bersih
|
|||
25
|
Membersihkan dan
memposisikan ibu dengan meluruskan kaki, menutup bagian genital dengan kain
bersih
|
|||
26
|
Membersihkan celemek
dengan menyemprotkan larutan klorin dan membersihkan dengan waslap
|
|||
27
|
Mencuci tangan dalam larutan
klorin
|
|||
28
|
Mencuci tangan dan
melepas APD
|
|||
Skor
|
||||
Tanggal
|
||||
Pembimbing
|
||||