Minggu, 25 September 2016

Tugas Kependidikan





PROPOSAL PRECEPTORSHIP PADA MAHASISWA KEBIDANAN SEMESTER V UNIVERSITAS AIRLANGGA TAHUN AJARAN 2015/2016 PERIODE II DI BPM TUTIK Bd., S.Keb




Oleh :
Nama  : Aisha Amalia Jenifa Zein
NIM    : 011511223018         





PROGRAM STUDI JENJANG S1 PENDIDIKAN BIDAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
TAHUN AJARAN 2015/2016




KATA PENGANTAR

            Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas yang merupakan nilai ujian akhir semester VI mata kuliah kependidikan prodi S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Tugas ini berjudul “Proposal Preceptorship Pada Mahasiswa Kebidanan Semester V Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016 di BPM Tutik Bd., S.Keb. Tugas ini bertujuan untuk melatih penulis supaya dapat membuat perecanaand dalam proses pembelajaran menjadi lebih baik.
            Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wahyul Bd., S.Keb, M.Kes selaku dosen pembimbing yang telah memberikan petunjuk dalam penulisan proposal ini. Selain itu, penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak-pihak yang terkait yang tidak bisa disebutkan.  
            Penulis menyadari bahwa proposal ini masih banyak terdapat kekurangan, sehingga penulis meminta saran dan kritikan untuk membantu penulis menjadi lebih baik lagi. Akhir kata, penulis berharap proposal ini dapat berguna untuk proses pembelajaran selanjutnya.

Surabaya, 29 Mei 2016


Aisha Amalia Jenifa Zein
 





PROPOSAL PRECEPTORSHIP PADA MAHASISWA KEBIDANAN SEMESTER V UNIVERSITAS AIRLANGGA TAHUN AJARAN 2015/2016 DI BPM TUTIK Bd., S.Keb


A.    PERSIAPAN
1.      Preceptee
a.       Kompetensi
1)      Memberikan Asuhan Kebidanan Persalinan Normal sesuai standar Asuhan Persalinan Normal (APN)  secara komprehensif meliputi :
a)      Tindakan Kala I
b)      Tindakan Kala II
c)      Tindakan Kala III
d)     Tindakan Kala IV
2)      Memberikan Asuhan Kebidanan Nifas sesuai dengan Permenkes Nomor 369/Menkes/SK/III/2007 secara komprehensif meliputi :
a)      Kunjungan ulang I
b)      Kunjunagn ulang II
c)      Kunjungan ulang III
d)     Kunjungan ulang IV
3)      Memberikan Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal sesuai dengan Permenkes Nomor 369/Menkes/SK/III/2007 secara komprehensif meliputi :
a)      Reaktivitas I
b)      Reaktivitas II
b.      Sasaran :
Mahasiswa Kebidanan Semester V Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016
c.       Jumlah
Jumlah mahasiswa yang ada di BPM Tutik, Bd., S.Keb 3, yaitu
1)      Karina K
2)      Anisa Syaraswati
3)      Kurnia Dewi
d.      Area Praktik
Area Praktik yang digunakan untuk praktik adalah tempat pelayanan di BPM Tutik, Bd., S.Keb
e.       Jenis Pelayanan
Jenis Pelayanan yang diberikan antara lain:
1)      Asuhan Persalina Normal :
(a)    Tindakan Kala I : Obserbvasi kala I, pemeriksaan dalam, mengisi lembar partograf
(b)   Tindakan Kala II  : Observasi kala II, episiotomi, melahirkan bayi
(c)    Tindakan Kala III : Observasi kala III, mengeluarkan plasenta
(d)   Tindakan Kala IV : Penjahitan Perineum, Observasi Kala IV
2)      Asuhan Nifas Normal :
(a)    Pemeriksaan Luka Perineum
(b)   KIE ASI Eksklusif
(c)    Teknik Menyusui
3)      Asuhan Bayi Baru Lahir :
(a)    Pemeriksaan Fisik
(b)   Memandikan Bayi
(c)    Pemberian Imunisasi Hb0
f.       Kebijakan dan Peraturan
Kebijakan dan peraturan kampus yang disesuaikan dengan lahan praktik, diantaranya :
1)      Mahasiswa wajib tinggal 24 jam di BPM Tutik, Bd., S.Keb
2)      Jadwal jam dinas atau pergantian shift tergantung oleh pembimbing lahan.
3)      Pakaian atau baju dinas tergantung oleh pembimbing lahan.
4)      Mahasiswa wajib membuat SOAP per kompetensi minimal 2 yang dilakukan secara mandiri.
5)      Mahasiswa yang ingin meninggalkan lahan praktik wajib meminta ijin dari pembimbing lahan dan pembimbing kampus.

1.      Preceptor
Dalam pelaksanaan preceptorship di BPM Tutik,Bd. S.Keb diperlukan beberapa syarat agar proses pembelajaran berjalan lancar dan baik
a.       Preceptor
Syarat untuk menjadi preceptorship, yaitu :
(1)   Pendidikan minimal DIII
(2)   Mengisi lembar penilaian lahan pembimbing. Lembar penilaian ini digunakan sebagai ke objektifan pembimbing lahan dalam menilai mahasiswa di lahan praktik (terlampir).
b.      Lingkungan Praktik :
(1)   Rata-rata jumlah persalinan di BPM Tutik, Bd. S.keb minimal dalam 1 minggu adalah 2 sehingga diharapkan semua mahasiswa dapat mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.
(2)   Jumlah mahasiswa praktik di lahan praktik sesuai dengan kondisi klien atau pasien.
(3)   Lahan praktik bersedia memberikan tempat tinggal dan makan yang layak untuk mahasiswa.

A.    PERENCANAAN
1.      Tujuan
a.       Umum : Mahasiswa kebidanan semester V Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016 diharapkan akan mampu meningkatkan dan melakukan kompetensi asuhan kebidanan persalinan normal, asuhan kebidanan nifas normal, asuhan bayi baru lahir sesuai dengan standar asuhan persalinan normal dan Permenkes Nomor 369/Menkes/SK/III/2007 Tentang Standar Profesi Bidan  dengan baik dan benar.
b.      Khusus : Mahasiswa kebidanan semester V Universitas Airlangga Tahun Ajaran 2015/2016 diharapkan akan mampu meningkatkan dan melakukan kompetensi  :
(1)     Asuhan kebidanann persalinan normal sesuai standar Asuhan Persalinan Normal (APN) secara komprehensif
(2)     Asuhan kebidanan nifas normal sesuai standar permenkes.. secara komprehensif
(3)     Asuhan bayi baru lahir normal sesuai standar permenkes.. secara komprehensif.
2.      Metode
a.       Praktik nyata ke pasien langsung.
Alasan : Menurut teori Kolb tentang experimental learning yaitu pembelajaran mempunyai 4 fase yaitu experience (pengalaman nyata), reflective observation (merefleksikan observasi), abstract conseptualitation (konsep yang abstrak), dan active experiment (eksperimen aktif). Pada akhirnya, mahasiswa yang nantinya lulus akan sebagai tenaga medis bidan harus bisa melakukan asuhan kebidanan persalinan normal sesuai standar APN. Sehingga teori Kolb tentang experimental learning sangat cocok untuk mahasiswa agar bisa melakukan kerja praktik nyata.   
b.      Bedside teaching
Alasan : Dengan bedside teaching, mahasiswa bisa menerapkan ilmu pengetahuan, melaksanakan kemampuan, komunikasi, ketrampilan klinik dan profesionaliseme, dan pendekatan preceptor kepada pasien.
c.       Diskusi
Alasan : Setelah melakukan tindakan, preceptor dan mahasiswa melakukan diskusi untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam berpikir logis, atau analitik.
3.      Strategi
Mahasiswa melakukan praktik selama 4 minggu seperti jadwal yang sudah dibuat (terlampir).
4.      Materi
a.       Asuhan Persalina Normal :
(1)   Kala I : Partograf, Pemeriksaan Dalam, Observasi Kala I
(2)   Kala II : Episiotomi, Melahirkan Bayi
(3)   Kala III
(4)   Kala IV : Observasi Kala IV, Penjahitan Perineum
b.      Asuhan Nifas Normal
(1)   Teknik Menyusui
(2)   Perawatan Luka
(3)   KIE ASI Eksklusif
(4)   KIE KB
c.       Asuhan Bayi Baru Lahir Normal
(1)   Pemeriksaan Fisik
(2)   Memandikan Bayi
(3)   Pemberian Imunisasi
5.      Sumber yang digunakan
Marmi, S.ST, Kukuh Rahardjo. 2012. Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Nanny, Vivian Lia Dewi, Tri Sunarsih. 2011. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Jakarta : Salemba Medika.
Widyastuti, Yani dkk. 2008. Perawatan Ibu Bersalin.Yogyakarta : Fitramaya.
P2KS, 2007. Asuhan Persalinan Normal. Jakarta.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2009. Standar Profesi Bidan. Jakarta: Depkes RI.

6.      Rancangan evaluasi
      Evaluasi hasil capaian kompetensi mahasiswa tidak hanya sebatas pada ketrampilan namun juga sikap dan pengetahuan, sehingga cara penilaian mahasiswa dibagi beberapa cara, yaitu :
a.       Checklist (terlampir) : Lembar penilaian ini digunakan untuk menilai ketrampilan mahasiswa sejauh mana mahasiswa mampu melakukan tindakan kompetensi dengan baik dan benar
b.      Presentasi Kasus : Presentasi kasus ini digunakan untuk menilai pengetahuan dan kemampuan menganalisis mahasiswa dalam pemahaman tentang kasus yang diberikan.
c.       Lembar penilaian lahan pembimbing (terlampir) : Penilaian ini bertujuan untuk menilai sikap mahasiswa selama melakukan praktik.

LAMPIRAN

Lampiran 1 Matrix
Asuhan Persalinan Normal
Materi
Minggu I
Minggu II
Minggu III
Minggu IV

1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
Kala I




























Kala II




























Kala III




























Kala IV




























Asuhan Nifas
6-8 jam setelah persalinan




























6 hari setelah persalinan




























2 minggu setelah persalinan




























4-6 minggu setelah persalinan




























Asuhan Bayi Baru Lahir Segera
Reaktivitas I




























Reaktivitas II





























Keterangan :
Kuning            : Minggu ke-1 sampai ke-3, mahasiswa masih dalam masa orientasi atau pengamatan. Bila preceptor ingin memberikan tindakan, mahasiswa wajib melakukan tindakan namun masih dalam pengawasan. Di hari pertama minggu I selama 1 jam, preceptor melakukan orientasi tempat, alat-alat, ruangan-ruangan, aturan-atauran, dan kebijakan yang ada di BPM Tutik.
Hijau muda     : Mahasiswa sudah harus membantu tindakan preceptor.
Hijau Tua        : Mahasiswa sudah harus melakukan tindakan semi mandiri yang dibantu oleh preceptor.
Merah muda    : Mahasiswa sudah harus mampu melakukan tindakan secara mandiri dengan pengawasan oleh preceptor.
Merah              : Preceptor melakukan evaluasi tiap minggu setiap tindakan dapat menggunakan checklist, atau dengan diskusi sehingga preceptor dapat menilai apakah mahasiswa mampu melakukan tahap ke berikutnya atau tidak. 
Lampiran 2 Checklist Kala II
Lembar Checklist Kala II
No
Langkah
Kasus
1
2
3

Persiapan



1
Menyapa klien



2
Menjelaskan tujuan



3
Menjaga privasi pada klien




ISI



4
Mengenakan APD



5
Mencuci tangan



6
Meletakkan handuk bersih



7
Meletakkan kain bersih yang dilipat 1/3 bagian bawah bokong ibu



8
Membuka tutup partus set dan memeriksa kembali kelengkapan alat dan bahan



9
Membuka tutup partus set dan memeriksa kembali kelengkapan alat dan bahan



10
Memakai sarung tangan DTT pada kedua tangan



11
Menahan perineum



12
Melahirkan kepala bayi



13
Tangan kiri berada di vertek untuk mencegah defleksi maksimal dan membantu lahirnya kepala. Anjurkan ibu untuk meneran secara perlahan atau bernafas cepat dan dangkal



14
Memeriksa kemungkinan adanya lilitan tali pusat



15
Menunggu kepala bayi melakukan putaran paksi luar secara spontan



16
Setelah kepala melakukan putaran paksi luar, memegang biparietal dan menganjurkan ibu untuk meneran saat berkontraksi



17
Melahirkan bahu depan



18
Melahirkan bahu belakang



19
Sangga : Memindahkan tangan kanan untuk menyangga samping lateral tubuh bayi



20
Susur : Memindahkan tangan kiri untuk menyusur pada lengan bayi, dada, dan punggung serta bokong, sampai kedua kaki, dilanjutkan dengan memegang kedua mata kaki



21
Menilai bayi : Memposisikan kepala bayi 15 derajat lebih rendah dari badan bayi untuk menilai bayi (apakah bayi menangis, warna kulit, bayi bergerak aktid) dengan cara memegang bayi, tangan kiri diantara kedua kaki bayi dan tangan kanan memegangn kepala bayi



22
Meletakkan bayi diatas perut ibu dan menutup bayi dengan handuk kering



23
Membereskan alat-alat dan memasukkan dalam larutan clorin



24
Membersihkan dan memposisikan ibu dengan meluruskan kaki, menutup bagian genital denagn kain bersih



25
Membersihkan dan memposisikan ibu dengan meluruskan kaki, menutup bagian genital dengan kain bersih



26
Membersihkan celemek dengan menyemprotkan larutan klorin dan membersihkan dengan waslap



27
Mencuci tangan dalam larutan klorin



28
Mencuci tangan dan melepas APD




Skor




Tanggal




Pembimbing